Pesantren NU penghasil kyai hebat tanpa meninggalkan kitab kuning sebagai pegangan

Pesantren NU penghasil kyai hebat tanpa meninggalkan kitab kuning sebagai pegangan

Pesantren suatu pendidikan yang nafaskan Islam didalam belajarnya mereka tinggal belajar bersama dibawah bimbingan seorang ustadz ataupun ustadzah dan juga para Kiai. Siswa yang belajar di pesantren disebut dengan santri. Pesantren NU memberikan pengajaran kitab kuning kepada para santri-santri mereka dan Pengajaran yang terdapat di pesantren tidak hanya belajar ilmu agama saja akan tetapi juga belajar ilmu-il;mu yang lain serta juga berbagai bahasa. Dengan mengkombinasikan ilmu agama dan ilmu yang ada lainnya diharapkan para santri dapat menerapkan kesehariannya dalam hidup bermasyarakat setelah tamat dari Pesantren dengan ilmu agam ayang didapat bisa membentengi mereka dari pengaruh buruh dan bisa membimbing serta menjadi contoh teladan bagi masyarakat sekitar.

Pesantren NU banyak menghasilkan Kyai-kyai hebat yang menjadi spirit dan ikut berjuang bersama pejuang-pejuang kemerdekaan dalam merebut kemerdekaan dari tangan penjajah. Didalam pesantren diajarkan bagaimana patuh dan hormat kepada kyai serta para pengajar, rendah hati dan tidak sombong kepada sesama, menghormati kepada yang lebih tua serta memiliki sopan santun. Pendidikan pesantren dilakukan didalam suatu pondokan atau asrama agar para santri dapat fokus dan berkonsentrasi dalam menimba ilmu tanpa ada pengaruh-pengaruh dari luar, dengan adanya santri didalam pondok atau asrama diharapkan ilmu yang dipelajari dapat terserap maksimal agar dapat diterapkan dalam kehidupan dirinya sendiri dan bermasyarakat nantinya.
Pesantren NU terdapat pesantren modern dimana dalam pesantren ini diajarkan ilmu-ilmu kemasyarakat yang terdapat dinasyarakat saat ini seperti ilmu tentang internet, bahasa asing dan lain sebagainya dalam hal ini pesantren-pesantren modern tetap menerapkan pelajaran tradisional mempelajari kitab kuning dan ditambah dengan kitab assriyah (kitab modern). Pengajaran ilmu yang lain seperti ilmu Fiqih, hadist, ahlaq serta tajwid diajarkan didalam pesantren. Untuk para santri baru diajarakan tentang aqidah serta cara bersuci hal yang penting bagi seorang muslim karena mulai awal mereka masuk pondok pesantren. Pemantapan aqidah sehingga keluar dari pesantren para santri tetap terjaga, cara bersuci banyak orang yang belum mengerti cara bersuci diawal mereka akan tahu bahwa cara bersuci yang mereka lakukan selama ini belum semuanya benar.

Related Posts

About The Author