Larangan Haid Yang Harus Diketahui Para Wanita

Larangan Haid Yang Harus Diketahui Para Wanita


Semua wanita normal dan sudah memasuki usia remaja serta dewasa pasti akan mengalami masa haid, dalam islam sendiri larangan haid untuk wnaita sudah diatur di dalam al-qur’an dan hadits, wanita dilarang melakukan beberapa ibadah karena wanita haid sedang berada pada keadaan tidak suci atau berhadats.

Untuk anda yang sedang masa haid hendaknya menjauhi beberapa hal berikut ini, karena sudah ada hadits yang sahih mengatur tentang larangan haid :
1. Shalat, bagi wanita yang sedang haid berarti dia berada pada masa tidak suci, wanita-wanita ini dilarang keras melakukan shalat apapun bentuknya. Baik itu shalat wajib maupun shalat sunnah. Hal tersebut dikarenakan bertentangan dengan syarat sah shalat yakni “suci dari hadats besar dan kecil”, jika seorang wanita haid melakukan shalat maka hukumnya menjadi haram dan wanita tersebut akan mendapatkan dosa.
2. Puasa, sama seperti shalat wanita yang sedang mengalami masa haid dilarang keras melakukan ibadah-ibadah seperti berpuasa. Baik itu puasa sunnah maupun puasa ramadhan, jika saat itu anda tengah berpuasa dan kemudian mendapati diri keluar darah haid maka segeralah membatalkan puasa anda, walaupun kejadian tersebut terjadi beberapa menit sebelum adzan maghrib. Jangan sekali-kali anda menunda-nunda membatalkan puasa ketika sudah tahu bahwa darah haid telah keluar.
3. Mengaji atau membaca al-qur’an, beberapa ulama banyak berbeda pendapat tentang larangan yang ketiga ini tetapi, berdasarkan dalil yang paling kuat dapat disimpulkan bahwa seorang wanita haid tidak boleh membaca al-qur’an jika niatnya untuk beribadah dan boleh membaca alqur’an atau mengaji jika ada keperluan lain.
Sebagai seorang wanita, anda harus mengetahui larangan haid apa saja yang mendasar dan tidak boleh anda sepelekan, anda harus paham bahwa kondisi haid berarti kondisi tidak suci sehingga tidak dianjurkan bagi anda untuk melakukan kegiatan-kegiatan keagamaan seperti shalat dan puasa. Anda dapat melakukan ibadah atau kegiatan keagamaan seperti semula jika sudah melakukan mandi besar dan darah haid sudah tidak keluar sama sekali.

Related Posts

About The Author